Pagi itu, banyak orang yg kulihat namun sorot mataku tertuju pada seseorang berdiri diseberang sana dengan gayanya yg mungkin itu justru menjadi ciri khasnya. Dia tertawa gembira memandangi setiap wajah disekitarnya. Tahun pertama semua berjalan biasa saja tanpa aku mengenalnya lebih jauh dan sekedar "ah tampan sekali namun sayang bermulut banyak" dulu, itulah julukanku untuknya karena memang semua orang tau bagaimana dia. Periang, banyak tertawa, banyak bicara sana sini. beda sekali dengan aku saat itu yang tidak mengenal banyak orang dan hanya dapat terdiam- berbicara sesekali jika memang perlu, pokoknya langit dan bumi banget deh aku sama dia.
Masuk tahun berikutnya, semua berawal baik-baik saja sampai pada akhirnya... Aku... Aku jadi sering bertemu dengannya, dan pagi itu merubah segalanya. Ia menyapaku, bermanis-manis didepanku ya meski ku tau aku tak dapat berharap lebih dengannya. Jika orang yang tidak dapat menahan hatinya- mungkin seperti aku, sudah jatuh cinta padanya. Siapa sih yang ga jatuh cinta sama dia, semua orang taulah dia memang tampan dan baru sekarang aku mengenalnya, bertemu dengannya hampir setiap hari bahkan setiap menit aku habiskan dengannya. Kadang membicarakan hal yang tidak kita mengerti sekalipun kita tetap asik berbicara, layaknya hewan yang baru menemukan habitatnya, sangat nyaman.
Gak berjalan lama, aku kehilangan habitatku, aku kehilangan kesempatan setiap menit untuk bersamanya, aku kehilangan semangat pagiku, aku kehilangannya. Seperti kata pepatah "Setiap orang berhak memilih dengan siapa ia akan jatuh cinta" tapi menurutku tidak begitu. "kita tidak dapat memilih dengan siapa kita akan jatuh cinta. karena kenyamanan dan rasa cinta itu datang dengan sendirinya tidak ada rekayasa akan hal itu". Kecewa memang, bohong saja ketika hewan kehilangan habitatnya tidak merasa kecewa. Aku sadar aku bukanlah orang yang dapat membuat ia jatuh cinta tapi selagi aku diberi kesempatan akan hal itu hingga sekarang pun aku ingin berusaha. Bicara soal saingan, aku gak mau peduli karna memang banyak! Bukan perkara mudah bagiku tetapi ya, namanya sudah sayang bisa apa hehehe.
Pagi selanjutnya kuawali dengan senyuman tetapi tetap tidak ada senyuman manis pagi hari darinya. Mungkin senyum itu bukan untukku lagi. Dan pagi pagiku berikutnya berubah menjadi......kelabu.
Senin, 28 September 2015
perkenalan
hai. sebelumnya kenalan dulu ya gue caecilia lbh sering dipanggil acil atau sesil. gue disini bakal sharing banyak hal. tentang curahan hati gue, bahkan sampe ke make up gue sehari-hari haha ga penting ya.. semoga kalian enjoy sm blog gue. mungkin nanti kalau kalian baca post gut rada lebay gitu kata-katanya, gue suka baca sajak atau puisi-puisi gitu soalnya jd suka kebawa lebaynya hehehe.. gue kurang suka novel fiksi gatau kenapa ya.. btw perkenalannya sampe sini ya.. cek jg instagram gue : @caeciliadmr hehehe bye
Langganan:
Postingan (Atom)